Cara Root Xiaomi Redmi Note 3 Tanpa TWRP

Septiadi Andrianto

Apakah Anda mencari cara untuk root Xiaomi Redmi Note 3 tanpa TWRP? Jika iya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan cara root Xiaomi Redmi Note 3 tanpa TWRP dengan mudah dan aman, sehingga Anda dapat memaksimalkan pengalaman penggunaan smartphone Anda.

Pengantar

Sebelum kita memulai, mari kita bahas sedikit tentang apa itu root dan TWRP.

Root

Rooting dapat dianggap sebagai proses yang memberikan akses ke sistem operasi dalam Android. Ini berarti Anda dapat melakukan tindakan yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, misalnya menghapus aplikasi sistem atau memodifikasi kode firmware. Namun, rooting juga dapat menyebabkan masalah keamanan, membatalkan garansi ponsel Anda, dan menyebabkan kerusakan permanen pada perangkat Anda jika tidak dilakukan dengan benar.

TWRP

TWRP adalah custom recovery yang dapat digunakan untuk mem-flash perangkat, mem-backup data, dan melakukan factory reset. Ini juga sangat berguna jika Anda ingin menginstal custom ROM atau kernel.

Persiapan

Sebelum mengikuti langkah-langkah ini, pastikan bahwa Anda telah melakukan backup semua data yang penting.. Anda juga harus mengunduh dan menginstal Xiaomi USB Driver, Kingoroot, dan ADB Fastboot Tool. Jika Anda belum mengunduh Kingoroot, Anda dapat mengunduhnya di sini.

BACA JUGA  Kenapa Tidak Bisa Buka Word di Redmi 4X dari OTG?

Langkah-langkah untuk Root Xiaomi Redmi Note 3 Tanpa TWRP

1. Unlock Bootloader

Sebelum melakukan rooting pada Xiaomi Redmi Note 3, pertama-tama Anda perlu membuka kunci bootloader di perangkat Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Aktifkan "Developer Options" di perangkat Anda dengan cara masuk ke "Settings" -> "About phone" -> "Tap MIUI version" 7 kali dan muncul tulisan "You are now a developer!"
  2. Masuk ke "Developer Options" dan aktifkan "OEM Unlocking".
  3. Buka halaman Mi Unlock dengan cara klik di sini.
  4. Klik "Unlock Now" dan login dengan akun Mi Anda. Jika Anda belum memiliki akun Mi, silakan buat terlebih dahulu.
  5. Unduh dan instal Mi Unlock Tool.
  6. Hubungkan Xiaomi Redmi Note 3 Anda ke PC / Laptop melalui USB dan jalankan Mi Unlock Tool.
  7. Ikuti petunjuk di program untuk meng-unlock bootloader.

2. Enable USB Debugging

Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan USB Debugging di perangkat Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke "Settings" -> "Developer options" -> aktifkan "USB Debugging".

3. Instal ADB Fastboot Tool

Langkah selanjutnya adalah menginstal ADB Fastboot Tool di PC / Laptop Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Unduh ADB Fastboot Tool di sini.
  2. Ekstrak file zip dan buka folder "ADB and Fastboot".
  3. Klik kanan pada folder tersebut dan pilih "Open PowerShell Window Here".

4. Connect Xiaomi Redmi Note 3 to PC / Laptop

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan Xiaomi Redmi Note 3 ke PC / Laptop menggunakan kabel USB. Pastikan perangkat Anda terdeteksi oleh sistem dan driver sudah terinstal.

5. Buat folder baru di ADB Fastboot Tool

Buah folder baru di dalam folder ADB Fastboot Tool dengan nama Root.

6. Download Kingoroot APK

Langkah selanjutnya adalah mengunduh Kingoroot APK. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Unduh Kingoroot APK di sini.
  2. Salin file APK ke folder "Root" yang telah Anda buat di ADB Fastboot Tool.
BACA JUGA  Cara Melakukan Root Full Magisk pada Xiaomi Redmi 4A

7. Install Kingoroot

Langkah selanjutnya adalah menginstal Kingoroot di Xiaomi Redmi Note 3 Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka folder "Root" di ADB Fastboot Tool.
  2. Klik kanan di atas layar dan pilih "Open PowerShell Window Here".
  3. Ketik perintah adb install kingoroot.apk untuk menginstal Kingoroot.

8. Root Xiaomi Redmi Note 3

Langkah terakhir adalah rooting Xiaomi Redmi Note 3 dengan Kingoroot. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka Kingoroot dan ketuk tombol "One Click Root".
  2. Tunggu beberapa menit hingga proses selesai.
  3. Setelah proses selesai, Xiaomi Redmi Note 3 Anda akan di-root.

Maka sekarang Anda dapat memodifikasi ponsel Xiaomi Redmi Note 3 Anda dengan mudah dan aman tanpa perlu TWRP. Andai terjadi kegagalan, ulangi langkah-langkah tersebut dengan benar.

Key Takeaways

  • Rooting memberikan akses ke sistem operasi dalam Android
  • TWRP adalah custom recovery yang dapat digunakan untuk mem-flash perangkat
  • Pastikan Anda telah melakukan backup semua data yang penting
  • Anda perlu membuka kunci bootloader di perangkat Anda sebelum melakukan rooting
  • Aktifkan USB Debugging di perangkat Anda sebelum menginstal ADB Fastboot Tool
  • Unduh dan instal ADB Fastboot Tool untuk menjalankan proses rooting
  • Buat folder baru di dalam folder ADB Fastboot Tool dengan nama "Root"
  • Unduh dan salin file Kingoroot APK ke dalam folder ini
  • Instal Kingoroot APK dan jalankan proses one-click root

FAQ

Q: Apakah root bisa merusak ponsel saya?

A: Jika dilakukan dengan benar, root tidak akan merusak perangkat Anda. Namun, jika Anda melakukan root tanpa benar-benar memahami prosesnya, ada risiko kerusakan permanen pada perangkat Anda.

Q: Apakah proses rooting Xiaomi Redmi Note 3 tanpa TWRP berbahaya?

A: Ada risiko keamanan saat melakukan proses rooting. Namun, jika Anda mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan di atas dengan hati-hati dan benar, risiko ini dapat diminimalkan.

BACA JUGA  Kenapa Redmi 4X Tidak Bisa Update MIUI 10 dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Q: Apa itu TWRP?

A: TWRP adalah custom recovery yang dapat digunakan untuk mem-flash perangkat, mem-backup data, dan melakukan factory reset. Ini juga sangat berguna jika Anda ingin menginstal custom ROM atau kernel.

Q: Apakah saya kehilangan garansi ponsel saya jika melakukan rooting?

A: Ya, melakukan rooting akan membatalkan garansi ponsel Anda.

Baca Juga

Bagikan:

Avatar photo

Septiadi Andrianto

Septiadi Andrianto adalah penulis dan konsultan teknologi yang berpengalaman dalam mengulas gadget dan perangkat teknologi terbaru, memberikan tips dan trik untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Melalui blognya, ia membantu pembaca memahami cara menggunakan teknologi dengan lebih baik dan mencapai tujuan mereka.

Tinggalkan komentar